Alexander Sorloth mendadak jadi pusat perhatian setelah langkah Norwegia terhenti di Piala Dunia 2026. Bukan karena performanya sepanjang laga, melainkan satu keputusan yang terjadi sesaat sebelum babak pertama berakhir saat menghadapi Inggris.
Dalam situasi serangan balik yang sangat menjanjikan, banyak pihak menilai Erling Haaland berada pada posisi ideal untuk menerima umpan dan mencetak gol. Namun Sorloth memilih melanjutkan serangan sendiri hingga kesempatan emas tersebut akhirnya hilang.
Momen itu kemudian dianggap sebagai salah satu kejadian yang paling menentukan dalam pertandingan. Norwegia gagal menambah keunggulan, sementara Inggris berhasil bangkit dan akhirnya memastikan kemenangan yang mengakhiri langkah The Vikings di turnamen.
Norwegia Sempat Pegang Kendali Pertandingan
Norwegia sebenarnya tampil cukup baik saat menghadapi Inggris di Hard Rock Stadium. Tim asuhan Stale Solbakken bahkan berhasil membuka keunggulan lebih dulu.
Gol Andreas Schjelderup pada menit ke-36 membuat kepercayaan diri para pemain Norwegia meningkat. Inggris terlihat kesulitan menghadapi permainan cepat lawannya.
Tidak lama setelah gol tersebut, Norwegia kembali mendapatkan kesempatan emas untuk menggandakan keunggulan sebelum babak pertama berakhir.
Jika peluang itu berhasil dimanfaatkan, jalannya pertandingan mungkin akan berjalan sangat berbeda.
Situasi Dua Lawan Satu Jadi Sorotan
Momen yang paling banyak dibicarakan terjadi pada menit ke-43 saat Norwegia melancarkan serangan balik cepat. Situasinya sangat menguntungkan bagi tim Skandinavia tersebut.
Sorloth membawa bola dengan hanya menghadapi John Stones bersama Haaland yang bergerak di sisi lainnya. Banyak pihak menilai umpan kepada Haaland menjadi pilihan terbaik saat itu.
Namun Sorloth memilih mempertahankan bola lebih lama sambil mencari ruang tembak. Beberapa detik kemudian, pemain Inggris lainnya datang membantu pertahanan dan peluang tersebut hilang begitu saja.
Keputusan itu langsung menjadi bahan pembicaraan setelah pertandingan selesai.
Sorloth Punya Penjelasan Sendiri
Usai pertandingan, Sorloth menjelaskan apa yang sebenarnya ia lihat pada momen tersebut. Menurutnya, jalur umpan menuju Haaland sempat tertutup oleh posisi John Stones.
Penyerang berusia 30 tahun itu mengaku sempat berharap bek Inggris tersebut bergerak agar ruang umpan bisa terbuka. Namun situasi di lapangan berubah terlalu cepat.
Ketika kesempatan untuk mengoper sudah tidak tersedia, Sorloth akhirnya memilih mencoba menyelesaikan peluang sendiri melalui tembakan.
Ia menegaskan bahwa sejak awal keinginannya memang memberikan bola kepada Haaland agar peluang mencetak gol menjadi lebih besar.
Inggris Bangkit dan Balik Menang
Tidak lama setelah peluang tersebut terbuang, Inggris berhasil menyamakan kedudukan melalui Jude Bellingham sebelum turun minum.
Gol itu mengubah arah pertandingan dan memberikan momentum besar bagi Tim Tiga Singa. Norwegia mulai kehilangan kendali permainan pada babak berikutnya.
Pertandingan akhirnya berlanjut hingga babak tambahan waktu setelah skor tetap imbang selama 90 menit. Pada momen itulah Bellingham kembali muncul sebagai pembeda.
Gol kedua sang gelandang memastikan kemenangan Inggris 2-1 sekaligus mengakhiri perjalanan The Vikings di Piala Dunia 2026.