Spanyol Juara Duunia 2026, Tapi Tak Mampu Kalahkan Tanjung Verde

Spanyol berhasil menutup Piala Dunia 2026 dengan catatan luar biasa setelah keluar sebagai juara dunia. La Furia Roja mengalahkan Argentina 1-0 di final yang berlangsung di Stadion New York/New Jersey.

Gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu menjadi penentu kemenangan Spanyol. Tim asuhan Luis de la Fuente akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah sebelumnya berjaya pada 2010.

Namun, di balik kesuksesan tersebut, ada satu tim yang mampu membuat Spanyol kesulitan sepanjang turnamen. Tim itu adalah Tanjung Verde, lawan pertama yang dihadapi La Furia Roja di Piala Dunia 2026.

Tanjung Verde Berhasil Hentikan Spanyol

Spanyol mengawali Piala Dunia 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Saat berhadapan dengan Tanjung Verde yang baru pertama kali tampil di ajang tersebut, La Furia Roja justru kesulitan menembus pertahanan lawan dan harus menerima hasil imbang tanpa gol.

Dalam pertandingan di Atlanta Stadium pada 15 Juni 2026, Spanyol sebenarnya tampil dominan sejak awal laga. Mereka terus menguasai bola dan menciptakan banyak peluang ke arah gawang lawan.

FIFA mencatat Spanyol melepaskan 27 tembakan sepanjang pertandingan. Namun, rapatnya pertahanan Tanjung Verde membuat semua peluang tersebut gagal berbuah gol.

Kiper Tanjung Verde, Vozinha, tampil sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut. Ia melakukan tujuh penyelamatan penting dan sukses menjaga gawangnya tetap aman dari serangan Spanyol.

Spanyol Bangkit dan Tampil Konsisten

Hasil imbang melawan Tanjung Verde tidak membuat Spanyol kehilangan kepercayaan diri. Mereka langsung bangkit dan menunjukkan kualitas sebagai salah satu kandidat juara.

Spanyol mulai bangkit saat menghadapi Arab Saudi. La Furia Roja tampil lebih solid, menguasai jalannya laga, dan sukses meraih kemenangan telak 4-0 lewat permainan menyerang yang dipimpin Lamine Yamal dan para pemain lainnya.

Setelah itu, La Furia Roja terus melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Uruguay 1-0, Austria 3-0, dan Portugal 1-0 di fase berikutnya.

Memasuki fase gugur, Spanyol tetap menunjukkan performa yang konsisten. La Furia Roja mampu melewati tantangan dari Belgia, Prancis, hingga Argentina sebelum akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Belgia Jadi Satu-satunya Tim yang Bobol Spanyol

Selain Tanjung Verde yang mampu menahan Spanyol tanpa gol, Belgia menjadi satu-satunya tim yang berhasil mencetak gol ke gawang La Furia Roja sepanjang Piala Dunia 2026.

Gol Belgia dicetak oleh Charles de Ketelaere dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Meski sempat kebobolan, Spanyol tetap mampu keluar sebagai pemenang.

Catatan tersebut memperlihatkan betapa kuatnya pertahanan Spanyol selama turnamen. Mereka mampu menjaga keseimbangan antara permainan menyerang dan organisasi bertahan.

Performa konsisten tersebut menjadi kunci utama keberhasilan Spanyol meraih gelar juara dan membawa pulang trofi Piala Dunia.

Spanyol Lengkapi Sejarah dengan Gelar Kedua

Spanyol berhasil menambah koleksi gelar Piala Dunia setelah menjadi juara pada edisi 2026. Sebelumnya, La Furia Roja pernah mengangkat trofi bergengsi itu pada 2010.

Dengan generasi baru seperti Lamine Yamal, Rodri, dan Pedri, Spanyol tetap menunjukkan permainan menyerang yang menjadi ciri khas mereka.

Meski sempat kesulitan di awal turnamen, Spanyol mampu bangkit dan menunjukkan mental juara hingga akhir. Gelar Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa mereka masih menjadi salah satu kekuatan besar di sepak bola dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Berita Sepak Bola Online Terbaru dan Terupdate
Powered by WordPress | Mercury Theme