Hansi Flick perlahan menjadi figur penting dalam proyek besar Barcelona sejak mengambil alih kursi pelatih di Camp Nou. Pelatih asal Jerman itu dinilai berhasil membawa energi baru bagi tim, sehingga masa depannya kini mulai menjadi topik hangat, apalagi jelang acara pemilihan presiden klub.
Sejak datang ke Catalunya, Flick dianggap mampu memberikan pengaruh positif terhadap permainan Barcelona. Karena itulah muncul keyakinan di internal klub bahwa ia bisa bertahan lebih lama dan menjadi bagian utama dari proyek jangka panjang Barca yang tengah dibangun.
Menurut laporan jurnalis Florian Plettenberg, Flick disebut merasa sangat nyaman menjalani kehidupannya di Barcelona. Ia juga dikabarkan terbuka untuk melanjutkan perjalanan bersama klub tersebut dalam beberapa tahun ke depan.
Flick Sudah Betah di Barcelona
Flick dilaporkan menikmati atmosfer tim serta lingkungan kerja di dalam klub. Struktur manajemen yang ada saat ini juga membuatnya merasa nyaman dalam menjalankan tugas sebagai pelatih utama.
Situasi itu membuat peluang perpanjangan kontrak semakin terbuka. Meski kontraknya masih berjalan hingga 2027, pembicaraan mengenai masa depan sang pelatih diperkirakan akan menjadi agenda penting dalam waktu dekat.
Flick juga disebut memiliki kedekatan emosional dengan klub, para pendukung, dan kehidupan di kota Barcelona. Hal tersebut membuatnya tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang masa baktinya di Camp Nou.
Manajemen Barcelona sendiri menilai proyek yang sedang dijalankan bersama Flick berada di jalur yang cukup positif. Tim dianggap menunjukkan perkembangan dalam permainan maupun mentalitas di lapangan.
Pemilu Presiden Jadi Faktor Penting
Meski begitu, keputusan mengenai masa depan Flick ternyata tidak hanya bergantung pada performa tim. Ada satu faktor besar yang dapat menentukan kelanjutan kariernya di Barcelona, yaitu pemilihan presiden klub.
Flick diketahui mengaitkan masa depannya dengan sosok presiden Barcelona saat ini, Joan Laporta. Ia ingin membangun masa depan klub bersama pemimpin yang menurutnya memiliki visi yang sama.
Pemilu presiden Barcelona dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret. Hasil dari pemilihan tersebut diyakini bisa memengaruhi arah proyek jangka panjang klub, termasuk posisi Flick sebagai pelatih.
Jika Laporta kembali terpilih, peluang Flick untuk bertahan di Barcelona diyakini semakin besar. Namun jika hasil pemilu berbeda, masa depan pelatih asal Jerman itu bisa saja berubah.
Beberapa laporan bahkan menyebutkan bahwa kemungkinan Flick meninggalkan Barcelona dapat terjadi pada musim panas atau setelah kontraknya berakhir pada 2027.
Hubungan Flick dan Laporta Sangat Kuat
Di dalam klub, hubungan profesional antara Flick dan Laporta dikenal sangat solid. Keduanya disebut memiliki visi yang sejalan mengenai arah pembangunan tim Barcelona ke depan.
Flick bahkan dikabarkan sempat memberikan dukungan kepada Laporta pada tahap awal proses pemilu. Hal itu menunjukkan bahwa hubungan kerja antara keduanya tidak hanya sekadar formalitas.
Laporta sendiri pernah menyampaikan apresiasinya terhadap pekerjaan Flick. Ia mengungkapkan bahwa sang pelatih berharap struktur manajemen yang ada saat ini dapat terus berlanjut.
Dengan situasi tersebut, masa depan Hansi Flick di Barcelona tampaknya akan sangat dipengaruhi oleh hasil pemilu presiden. Setelah proses pemilihan selesai, pembicaraan mengenai kemungkinan perpanjangan kontrak kemungkinan besar akan segera dimulai.