Musim buruk Chelsea resmi ditutup dengan hasil mengecewakan setelah kalah 1-2 dari Sunderland pada pekan terakhir Premier League 2025/2026. Kekalahan di Stadium of Light membuat The Blues harus finis di posisi ke-10 klasemen akhir.
Hasil tersebut memastikan Chelsea absen dari seluruh kompetisi antarklub Eropa musim depan. Padahal kemenangan menjadi syarat wajib agar klub asal London itu bisa mengamankan tiket ke Liga Europa.
Harapan Chelsea makin sulit setelah harus bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang diterima Wesley Fofana. Situasi itu membuat permainan The Blues semakin kacau di babak kedua.
Akhir Musim Chelsea Penuh Kekecewaan
Pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, tidak menutupi rasa kecewanya usai pertandingan berakhir. Ia mengakui performa tim sepanjang musim jauh dari harapan.
Menurut McFarlane, skuad Chelsea sebenarnya memiliki kualitas untuk bersaing di papan atas dan tampil di Liga Champions. Namun inkonsistensi menjadi masalah utama yang terus menghantui klub sepanjang musim.
Performa Chelsea memang anjlok drastis menjelang akhir kompetisi. The Blues hanya mampu meraih empat poin dari sembilan laga terakhir Premier League.
Catatan buruk itu membuat peluang tampil di kompetisi Eropa harus ditentukan hingga pekan terakhir. Sayangnya Chelsea gagal memanfaatkan kesempatan terakhir tersebut.
Musim Chelsea Dipenuhi Kekacauan
Situasi internal Chelsea musim ini juga tidak berjalan stabil. Klub beberapa kali mengalami pergantian pelatih dalam waktu singkat.
Nama Enzo Maresca dan Liam Rosenior sempat menangani tim sebelum akhirnya terjadi perubahan lagi di kursi pelatih.
Tidak hanya itu, sejumlah pemain senior juga dikabarkan sempat melontarkan kritik terhadap kebijakan petinggi klub. Kondisi ruang ganti yang kurang harmonis membuat performa tim sulit berkembang.
Kekalahan di final FA Cup turut memperburuk suasana Chelsea di penghujung musim. Tekanan dari suporter kepada manajemen juga semakin besar setelah klub gagal tampil kompetitif.
Xabi Alonso Langsung Dapat Tugas Berat
Mulai musim panas nanti, Chelsea akan ditangani Xabi Alonso yang sebelumnya sukses bersama Bayer 04 Leverkusen.
Namun mantan gelandang timnas Spanyol itu langsung menghadapi tantangan besar di Stamford Bridge. Tidak adanya kompetisi Eropa membuat tekanan terhadap proyek barunya semakin tinggi.
Chelsea kini dituntut segera bangkit dan kembali bersaing di papan atas Premier League musim depan. Alonso juga harus membenahi mental tim yang terlihat rapuh sepanjang musim ini.
Meski gagal total musim ini, McFarlane kabarnya tetap akan menjadi bagian staf kepelatihan Alonso. Kombinasi baru itu diharapkan mampu membawa Chelsea kembali menjadi penantang serius di Inggris maupun Eropa.