Dikalahkan Getafe, Arbeloa Masih Yakin Real Madrid Bisa Kejar Gelar La Liga

Kekalahan memang terasa pahit, apalagi kalau terjadi di momen krusial. Itulah yang sedang dirasakan Real Madrid setelah tumbang 0-1 dari Getafe di pekan ke-26. Hasil itu bikin jarak dengan Barcelona makin melebar jadi empat poin.

Tapi buat pelatih Alvaro Arbeloa, cerita belum selesai. Ia memastikan timnya belum menyerah dalam perburuan gelar La Liga musim 2025/2026. Menurutnya, peluang masih ada dan semuanya belum ditentukan sekarang.

Selisih Empat Poin Masih Masuk Akal

Usai laga, Arbeloa menyampaikan bahwa kompetisi masih panjang. La Liga belum mencapai garis akhir dan masih ada 12 pertandingan tersisa. Artinya, total 36 poin masih bisa diperebutkan.

Ia menilai bahwa selisih empat poin bukan jarak yang menakutkan. Di dunia sepak bola, situasi dapat berubah dengan cepat. Satu atau dua hasil saja sudah cukup untuk menggeser posisi di klasemen.

Arbeloa juga mengingatkan para pemain soal mentalitas klub. Real Madrid merupakan tim dengan sejarah yang panjang serta memiliki mental juara. Karena itu, ia percaya skuadnya mampu bangkit dan memberi tekanan sampai akhir musim.

Fokus Penuh, Nggak Boleh Kendor

Alih-alih larut dalam kekecewaan, Arbeloa meminta anak asuhnya langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya. Duel melawan Celta Vigo menjadi ujian awal untuk membuktikan keseriusan mereka.

Targetnya jelas: sapu bersih semua pertandingan sisa. Kedengarannya berat, tapi itulah satu-satunya cara untuk menjaga asa tetap hidup. Kalau ingin mengangkat trofi, tidak ada ruang untuk kehilangan poin lagi.

Pesan di ruang ganti itu sederhana tapi tegas, semua pemain harus tetap percaya dan bekerja lebih keras. Di fase seperti ini, konsistensi jadi harga mati.

Ujian Tambahan di Liga Champions

Masalahnya, jalan Real Madrid nggak cuma soal La Liga. Mereka juga harus membagi fokus ke Liga Champions. Dalam waktu dekat, Los Blancos akan menjalani laga babak 16 besar menghadapi Manchester City.

Pertandingan itu jelas butuh tenaga dan konsentrasi ekstra. Arbeloa harus pintar mengatur rotasi pemain supaya performa tim tetap stabil di dua kompetisi sekaligus.

Manajemen kebugaran dan strategi jadi faktor penting. Kalau salah langkah, risiko kehilangan momentum bisa makin besar.

Mental Jadi Penentu

Kekalahan dari Getafe memang bikin situasi jadi lebih menantang. Namun kompetisi musim ini belum berakhir. Dalam kompetisi sepanjang ini, mental dan konsistensi sering jadi pembeda utama.

Kalau Real Madrid mampu bangkit cepat dan terus meraih kemenangan, jarak empat poin bukan sesuatu yang mustahil untuk dipangkas. Semua tergantung bagaimana mereka merespons tekanan.

Sisa 12 pertandingan akan jadi panggung pembuktian. Apakah kekalahan ini jadi titik balik kebangkitan, atau justru awal keterpurukan Madrid?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Berita Sepak Bola Online Terbaru dan Terupdate
Powered by WordPress | Mercury Theme