Brasil Panen Kritik! Kalah dari Norwegia, Tim Samba Jadi Bulan-bulanan Media

Mimpi Brasil untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026 kembali berakhir lebih cepat. Tim Samba harus mengakhiri perjalanan di babak 16 besar setelah takluk 1-2 dari Norwegia dalam laga yang berlangsung sengit.

Erling Haaland menjadi sosok yang paling menyakitkan buat Brasil. Dua golnya membuat Norwegia melaju ke perempat final, sementara Brasil hanya mampu membalas lewat eksekusi penalti Neymar.

Begitu peluit panjang berbunyi, suasana di Brasil langsung berubah panas. Bukan cuma para pendukung yang kecewa, media-media lokal juga langsung melontarkan kritik tajam kepada tim asuhan Carlo Ancelotti.

Media Brasil Langsung ‘Menyerang’

Sejumlah media olahraga di Brasil tidak menahan komentar mereka setelah melihat Tim Samba tersingkir. Berbagai judul pedas langsung bermunculan dan ramai menghiasi pemberitaan.

Ada yang menyoroti kegagalan meraih gelar keenam, ada pula yang menilai Brasil sudah kehilangan identitas sebagai tim yang dulu selalu ditakuti lawan.

Banyak pengamat juga merasa permainan Brasil jauh dari kata meyakinkan sepanjang turnamen. Mereka menilai tim tampil kurang tajam dan kesulitan menunjukkan permainan khas yang selama ini menjadi ciri utama.

Federasi Ikut Kena Semprot

Bukan hanya pemain dan pelatih yang mendapat sorotan. Federasi sepak bola Brasil juga ikut menjadi sasaran kritik karena dianggap ikut bertanggung jawab atas hasil buruk ini.

Beberapa media menilai terlalu sering berganti pelatih membuat tim sulit berkembang. Setiap pergantian pelatih membawa pendekatan berbeda sehingga permainan Brasil dinilai tidak pernah benar-benar stabil.

Selain itu, kebijakan memanggil terlalu banyak pemain dalam beberapa tahun terakhir juga dipersoalkan. Akibatnya, kekompakan tim dianggap sulit terbentuk karena skuad terus berubah.

Banyak pihak berharap federasi segera melakukan evaluasi besar agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.

Bruno Guimaraes Jadi Sorotan

Di antara para pemain, Bruno Guimaraes menjadi salah satu nama yang paling banyak dikritik. Penampilannya dianggap jauh dari harapan saat menghadapi Norwegia.

Gelandang Newcastle United itu gagal memanfaatkan peluang emas dari titik penalti. Namun, sorotan tidak berhenti di situ karena performanya sepanjang pertandingan juga dinilai kurang maksimal.

Beberapa media bahkan menyebut laga tersebut sebagai salah satu penampilan terburuk Bruno bersama Timnas Brasil. Ia dianggap kurang berpengaruh dalam mengatur permainan dan gagal membantu tim keluar dari tekanan.

Saatnya Brasil Berbenah

Kegagalan ini kembali memperpanjang puasa gelar Brasil di Piala Dunia. Sejak terakhir menjadi juara pada 2002, Tim Samba terus gagal memenuhi ekspektasi para pendukungnya.

Kini Carlo Ancelotti bersama seluruh jajaran tim dipastikan akan menghadapi tekanan besar. Evaluasi menyeluruh menjadi pekerjaan yang tidak bisa ditunda jika Brasil ingin kembali menjadi kekuatan utama sepak bola dunia.

Sementara Brasil harus pulang lebih awal, Norwegia justru menikmati momen bersejarah. Tim yang dipimpin Erling Haaland berhasil melangkah ke babak perempat final dan kini bersiap menghadapi Inggris. Di sisi lain, Brasil harus menerima kenyataan pahit sekaligus menjawab kritik keras yang datang dari seluruh penjuru negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Berita Sepak Bola Online Terbaru dan Terupdate
Powered by WordPress | Mercury Theme