Nama Mohamed Salah kembali ramai dibicarakan di bursa transfer Januari. Bukan karena performanya menurun, tapi justru karena kabar mengejutkan soal dirinya yang disebut-sebut sempat ditawarkan ke Real Madrid. Meski terdengar sensasional, rencana tersebut akhirnya mentok sebelum jadi kenyataan.
Mohamed Salah Masuk Radar Real Madrid
Di tengah spekulasi transfer awal tahun, perwakilan Salah dikabarkan membuka komunikasi dengan Real Madrid. Situasi ini muncul setelah Los Blancos kehilangan Kylian Mbappe akibat cedera, sehingga opsi tambahan di lini depan mulai dipertimbangkan. Nama Salah pun masuk dalam daftar karena kualitas dan pengalamannya yang sudah tidak diragukan.
Di internal Madrid, tawaran ini sempat dibahas serius. Klub menyadari bahwa winger asal Mesir tersebut masih berada di level elite Eropa. Kecepatan, naluri mencetak gol, dan konsistensinya dianggap cocok dengan gaya bermain Madrid yang mengandalkan transisi cepat.
Biaya Jadi Tembok Penghalang Transfer
Masalah utama muncul ketika pembahasan masuk ke aspek finansial. Skema yang ditawarkan adalah peminjaman selama enam bulan, dari Januari hingga akhir musim. Namun, biaya yang harus dikeluarkan Madrid disebut mencapai sekitar 12 juta euro.
Bagi manajemen Madrid, angka tersebut dianggap terlalu mahal untuk solusi jangka pendek. Klub merasa pengeluaran sebesar itu tidak sejalan dengan kebijakan transfer mereka di bulan Januari, yang biasanya lebih berhati-hati dan minim risiko. Alhasil, opsi mendatangkan Salah pun perlahan ditinggalkan.
Hubungan Salah dengan Liverpool
Di sisi lain, kondisi Salah di Liverpool juga sempat jadi bahan spekulasi. Beberapa pekan sebelumnya, hubungannya dengan pelatih Arne Slot dikabarkan tidak sepenuhnya mulus. Bahkan, ia sempat tidak masuk dalam skuad pada satu periode tertentu.
Meski demikian, situasi tersebut kini mulai mereda. Salah kembali mendapatkan menit bermain secara reguler dan tetap menjadi sosok penting di lapangan. Namun, ketidakpastian soal perannya dalam proyek jangka panjang Liverpool membuat rumor transfer terus bermunculan.
Dengan kontrak yang masih berlaku hingga 2027, Liverpool sebenarnya tidak berada dalam posisi terdesak. Penjualan permanen di bulan Januari dinilai rumit, sehingga opsi peminjaman sempat dipertimbangkan sebagai jalan tengah.
Real Madrid Pilih Main Aman
Bagi Real Madrid, keputusan untuk tidak melanjutkan transfer Salah adalah langkah realistis. Klub memilih bertahan dengan skuad yang ada sambil menunggu kondisi Mbappe pulih. Fokus utama mereka tetap menjaga keseimbangan finansial tanpa mengorbankan stabilitas tim.
Kisah ini akhirnya menambah panjang daftar rumor besar yang gagal terwujud. Salah tetap di Liverpool, Madrid tetap melangkah dengan rencana awal, dan bursa transfer Januari kembali membuktikan bahwa tidak semua kabar panas berujung transfer nyata.