Florentino Perez Tegaskan: Real Madrid Gak Salah Merekrut Xabi Alonso

Musim ini benar-benar jadi periode yang berat buat Real Madrid. Tim yang biasanya langganan trofi malah harus menutup musim tanpa gelar sama sekali. Situasi itu membuat banyak keputusan klub ikut jadi sorotan, termasuk soal penunjukan Xabi Alonso sebagai pelatih beberapa bulan lalu.

Nama Alonso sempat membawa harapan besar saat datang menggantikan Carlo Ancelotti. Apalagi mantan gelandang Spanyol itu dikenal punya reputasi bagus setelah sukses sebagai pelatih muda. Namun kenyataannya, perjalanan Alonso di Santiago Bernabeu ternyata tidak berjalan mulus.

Meski akhirnya dipecat pada Januari lalu, Presiden Real Madrid Florentino Perez tetap merasa keputusan merekrut Alonso bukanlah hal yang salah. Menurutnya, masalah utama Madrid musim ini bukan cuma soal pelatih.

Xabi Alonso Sempat Bawa Harapan Besar

Saat pertama datang, banyak fans Los Blancos cukup antusias melihat Alonso duduk di kursi pelatih. Gaya bermain modern dan pengalaman besarnya sebagai mantan pemain dianggap cocok buat Madrid.

Selama menangani tim, Alonso sebenarnya masih mampu membawa Madrid meraih cukup banyak kemenangan. Dari 34 pertandingan, ia berhasil mencatat 24 kemenangan meski akhirnya tetap mendapat tekanan besar.

Masalah mulai muncul ketika performa tim tidak stabil di laga-laga penting. Madrid perlahan kehilangan peluang juara di beberapa kompetisi sekaligus dalam waktu berdekatan.

Tekanan yang terus datang akhirnya membuat manajemen memilih berpisah dengan Alonso sebelum musim benar-benar selesai.

Arbeloa Malah Punya Rekor Lebih Buruk

Setelah Alonso pergi, Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim senior. Namun perubahan itu ternyata tidak banyak membantu situasi klub.

Di bawah Arbeloa, performa Madrid justru makin tidak konsisten. Dari 25 pertandingan, Los Blancos cuma mampu meraih 15 kemenangan dan menelan delapan kekalahan.

Hasil buruk itu membuat Madrid gagal total musim ini. Mereka tersingkir dari Liga Champions, gagal di Copa del Rey, dan kalah bersaing dari Barcelona di LaLiga.

Buat klub sebesar Real Madrid, musim tanpa trofi jelas terasa seperti bencana besar. Apalagi ini jadi kedua kalinya secara beruntun mereka menutup musim tanpa gelar.

Florentino Perez Punya Alasan Sendiri

Perez merasa banyak orang terlalu cepat menyalahkan pelatih. Menurutnya, masalah terbesar Madrid musim ini justru datang dari jadwal yang terlalu padat.

Bos Madrid itu menilai keikutsertaan klub di Piala Dunia Antarklub 2025 membuat tim kehilangan waktu pramusim yang penting untuk menjaga kondisi pemain.

Akibatnya, banyak pemain Madrid mengalami cedera sepanjang musim. Situasi itu membuat performa tim terus terganggu dan sulit stabil di berbagai kompetisi.

Perez bahkan mengungkapkan Madrid mengalami total 28 cedera musim ini. Kondisi tersebut dianggap sangat memengaruhi kebugaran pemain dan performa tim secara keseluruhan.

Madrid Diprediksi Bakal Bangkit Lagi

Meski musim ini berjalan buruk, banyak pihak tetap percaya Real Madrid tidak akan lama terpuruk. Klub sebesar Los Blancos biasanya selalu mampu bangkit setelah masa sulit.

Dengan skuad yang masih dipenuhi pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Madrid tetap punya modal besar untuk kembali bersaing musim depan.

Manajemen juga diperkirakan bakal melakukan evaluasi besar-besaran supaya kesalahan yang sama tidak terulang lagi di musim berikutnya.

Sekarang perhatian fans Madrid tinggal tertuju pada satu hal, apakah Los Blancos mampu kembali jadi tim menakutkan setelah gagal dapat gelar apapun di musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Berita Sepak Bola Online Terbaru dan Terupdate
Powered by WordPress | Mercury Theme