Liverpool gagal memaksimalkan laga kandang saat menghadapi Chelsea pada pekan ke-36 Premier League 2025/2026. Tampil di depan pendukungnya sendiri yang memenuhi Anfield, The Reds mesti puas berbagi poin usai laga berakhir dengan skor 1-1.
Sejak awal laga, duel ini langsung berlangsung dengan tempo tinggi. Liverpool tampil lebih agresif, sementara Chelsea mencoba bermain sabar sambil mengandalkan serangan balik cepat.
Atmosfer Anfield juga terasa hidup sepanjang pertandingan. Kedua tim sama-sama tampil ngotot karena kemenangan sangat penting untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Hasil imbang ini memang tidak terlalu menguntungkan bagi Liverpool. Namun pertandingan tetap terasa menarik karena banyak drama terjadi sepanjang laga.
Liverpool Langsung Menekan
The Reds langsung tampil menyerang sejak awal pertandingan. Tekanan cepat dari lini depan membuat Chelsea cukup kesulitan keluar dari area pertahanan sendiri.
Gol pembuka akhirnya datang pada menit keenam lewat Ryan Gravenberch. Gelandang asal Belanda itu sukses mencetak gol setelah menerima umpan dari Rio Ngumoha.
Gol cepat tersebut membuat Liverpool semakin percaya diri. Permainan mereka terlihat lebih agresif dan terus mencoba menambah keunggulan.
Chelsea sempat kesulitan mengembangkan permainan karena tekanan tinggi yang diberikan tuan rumah di awal laga.
Chelsea Berhasil Bangkit
Meski ditekan cukup lama, Chelsea perlahan mulai menemukan ritme permainan. The Blues mulai berani menyerang dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Gol penyeimbang akhirnya datang pada menit ke-35 lewat Enzo Fernandez. Tendangan bebas rendah dari gelandang Argentina itu gagal diantisipasi Giorgi Mamardashvili.
Setelah skor berubah menjadi imbang, pertandingan mulai berjalan lebih terbuka. Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan saling memberi ancaman.
Chelsea terlihat lebih percaya diri setelah mencetak gol. Permainan mereka juga mulai lebih rapi dibanding awal pertandingan.
Drama Offside Warnai Babak Kedua
Babak kedua menghadirkan drama yang cukup menegangkan. Chelsea sebenarnya sempat mencetak gol lewat Cole Palmer pada menit ke-49.
Namun VAR membatalkan gol tersebut karena Marc Cucurella lebih dulu berada dalam posisi offside sebelum memberikan umpan.
Selang beberapa menit, Liverpool pun mengalami nasib yang sama. Curtis Jones sempat mencetak gol lewat sundulan, tetapi gol itu juga dianulir karena offside.
Keputusan wasit membuat suasana pertandingan semakin panas. Kedua tim terus bermain ngotot demi mencari gol kemenangan.
Liverpool Gagal Maksimalkan Peluang
Liverpool sebenarnya punya peluang emas untuk menang di babak kedua. Dominik Szoboszlai hampir membawa The Reds unggul lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.
Sayangnya bola hanya membentur tiang gawang Chelsea. Peluang tersebut menjadi salah satu kesempatan terbaik Liverpool di laga ini.
Hingga laga Liverpool vs Chelsea ini bubar, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil ini membuat Liverpool gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.
Meski tanpa pemenang, duel Liverpool dan Chelsea tetap menyajikan pertandingan yang seru. Tempo cepat, banyak peluang, dan drama offside membuat laga di Anfield terasa menarik sampai akhir pertandingan.