Pertandingan Derby Merseyside kembali menghadirkan drama tensi tinggi saat Everton menjamu Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu malam WIB. Laga yang berlangsung sengit sejak awal ini berjalan penuh tensi, dengan kedua tim saling menekan demi gengsi dan poin penting di klasemen.
Tim tamu akhirnya keluar sebagai pemenang setelah gol dramatis di masa injury time memastikan kemenangan 2-1. Hasil ini menjaga peluang Liverpool untuk terus bersaing di papan atas, sementara Everton harus menelan kekecewaan meski sempat memberi perlawanan kuat sepanjang pertandingan.
Everton: Main Ngotot Sejak Awal
Sejak peluit pertama dibunyikan, Everton langsung tampil menekan. Serangan cepat dan umpan direct ball menjadi andalan untuk membongkar pertahanan lawan. Peluang pertama hadir lewat sundulan Beto, namun masih bisa diamankan kiper Liverpool.
Tekanan yang diberikan Everton membuat Liverpool kesulitan mengembangkan permainan. Dalam 25 menit awal, tim tamu sudah melakukan beberapa pelanggaran karena intensitas tinggi dari tuan rumah.
Everton sempat bersorak saat Iliman Ndiaye mencetak gol di pertengahan babak pertama. Namun setelah ditinjau VAR, gol tersebut dianulir karena posisi offside.
Momen itu sedikit memukul fokus Everton, yang perlahan mulai kehilangan ritme permainan setelah peluang emas tersebut gagal berbuah gol.
Liverpool Efektif Manfaatkan Kesempatan
Di tengah tekanan, Liverpool justru mampu mencuri keunggulan. Kesalahan pemain Everton dimanfaatkan Cody Gakpo yang langsung mengirim umpan matang kepada Mohamed Salah.
Sang penyerang kemudian menyelesaikan peluang tersebut dengan tenang untuk membawa Liverpool unggul 1-0. Gol ini mengubah jalannya pertandingan, membuat Everton sedikit menurun intensitasnya.
Liverpool mulai lebih nyaman menguasai bola setelah unggul. Meski tidak sepenuhnya dominan, mereka mampu menjaga keunggulan hingga turun minum.
Efektivitas menjadi kunci permainan tim tamu di babak pertama, meski secara tekanan mereka kalah agresif dari Everton.
Babak Kedua: Tuan Rumah Makin Agresif
Memasuki babak kedua, Everton kembali meningkatkan tempo permainan. Usaha mereka membuahkan hasil saat Beto berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat penyelesaian jarak dekat.
Gol itu pun bikin pertandingan makin terbuka. Kedua tim saling bergantian menyerang dengan tempo cepat dan peluang pun tercipta di kedua sisi.
Liverpool sempat mengancam lewat sundulan Gakpo, namun berhasil diselamatkan tepat di garis gawang oleh James Tarkowski.
Pertandingan berjalan makin menarik dengan intensitas tinggi hingga memasuki menit-menit akhir.
Drama Injury Time Jadi Penentu
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Liverpool mendapatkan peluang dari situasi bola mati di masa tambahan waktu.
Virgil van Dijk muncul sebagai pahlawan dengan sundulan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Everton. Gol ini memastikan kemenangan dramatis bagi Liverpool.
Sorak sorai pemain dan pendukung Liverpool pecah di stadion, sementara Everton harus menerima kenyataan pahit kehilangan poin di detik akhir.
Hasil ini menempatkan Liverpool di posisi lima klasemen dengan raihan 55 poin, sementara Everton tertahan di peringkat delapan dengan 47 poin. Derby kali ini kembali menegaskan bahwa rivalitas kedua tim selalu menyajikan cerita penuh emosi hingga peluit akhir.