Kemenangan dramatis Spanyol atas Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026 masih membekas bagi Mikel Merino. Gelandang berusia 30 tahun itu mengaku sulit memejamkan mata setelah pertandingan berakhir.
Spanyol memastikan tiket ke perempatfinal usai menang tipis 1-0 atas Portugal di Dallas Stadium pada 6 Juli lalu. Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut lahir pada masa injury time melalui aksi Merino.
Gol itu bukan hanya membawa La Furia Roja melaju ke babak berikutnya, tetapi juga menghadirkan momen spesial bagi sang pemain yang menjadi pahlawan kemenangan timnya.
Gol di Menit Akhir Tinggalkan Kesan Mendalam
Merino mengaku masih merasakan suasana pertandingan beberapa jam setelah laga selesai dimainkan. Tingginya adrenalin membuatnya kesulitan untuk langsung beristirahat.
Meski waktu tidurnya tidak terlalu lama, ia merasa istirahat singkat tersebut tetap terasa sangat nyaman setelah melewati malam yang emosional.
Momen mencetak gol kemenangan di turnamen sebesar Piala Dunia menjadi pengalaman yang sulit dilupakan oleh gelandang Spanyol tersebut.
Fokus Beralih ke Belgia
Setelah menyingkirkan Portugal, Spanyol kini mulai memusatkan perhatian ke laga berikutnya melawan Belgia di babak perempatfinal.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Los Angeles Stadium pada Sabtu dini hari WIB. Tim Matador tentu ingin melanjutkan tren positif mereka di turnamen ini.
Belgia dipastikan akan menjadi lawan yang tidak mudah untuk dihadapi. Spanyol harus kembali tampil maksimal jika ingin menjaga peluang melangkah lebih jauh di turnamen ini.
Para pemain juga memahami bahwa setiap pertandingan di fase gugur bisa menjadi penentu nasib mereka. Karena itu, fokus dan konsentrasi penuh menjadi hal yang wajib dijaga sejak menit pertama.
Siap Menjawab Kepercayaan Pelatih
Merino menegaskan dirinya selalu siap kapan pun dibutuhkan oleh Luis de la Fuente. Ia tidak mempermasalahkan jumlah menit bermain selama bisa membantu tim meraih hasil terbaik.
Sejauh ini, Merino baru mencatatkan 169 menit bermain bersama Spanyol di Piala Dunia 2026. Meski demikian, kontribusinya sudah terasa sangat penting bagi tim.
Menurutnya, setiap pemain di skuad Spanyol memiliki kualitas untuk tampil maksimal ketika mendapat kesempatan bermain.
Ia juga memberikan apresiasi kepada de la Fuente yang dinilai berhasil membangun persaingan sehat di dalam tim sepanjang turnamen berlangsung.
Spanyol Punya Banyak Pilihan
Merino menilai kekuatan utama Spanyol saat ini terletak pada kedalaman skuad yang dimiliki. Siapa pun yang diturunkan mampu memberikan kontribusi bagi tim.
Situasi tersebut membuat persaingan memperebutkan tempat utama berjalan dengan sangat positif di dalam skuad La Furia Roja.
Dengan semangat yang sedang tinggi, Spanyol kini bertekad melanjutkan perjalanan mereka dan menjaga mimpi meraih gelar Piala Dunia 2026 tetap hidup.