Laga EPL yang mempertemukan antara tuan rumah Brentford vs Arsenal di Gtech Community Stadium pada Jumat (13/2/2026) dini hari WIB berlangsung sengit dan penuh tekanan. Duel sesama tim London itu berakhir imbang 1-1 pada pekan ke-26 Premier League, setelah kedua tim tampil agresif dan saling serang sampai akhir laga.
Arsenal diketahui sempat unggul lebih dulu melalui gol Noni Madueke yang membuat tim tamu berada di atas angin. Namun Brentford memberikan respons cepat dengan meningkatkan intensitas permainan. Upaya mereka membuahkan hasil setelah Keane Lewis-Potter mencetak gol penyeimbang, yang sekaligus menjaga harapan tuan rumah untuk meraih poin.
Hasil seri tersebut membuat Arsenal tetap memimpin klasemen dengan 57 poin, meski jarak dengan Manchester City masih terpaut empat angka. Sementara itu, Brentford bertahan di posisi ketujuh dengan 40 poin dan masih berada dalam persaingan menuju zona kompetisi Eropa.
Babak Pertama: Intens dan Penuh Adu Strategi
Sejak awal pertandingan dimulai, kedua tim langsung tancap gas. Tempo laga berjalan cepat dengan tekanan tinggi dari masing-masing kubu. Brentford dan Arsenal sama-sama tidak memberi ruang, sehingga duel di lini tengah terlihat cukup keras dan membuat alur permainan beberapa kali terhenti.
Meski begitu, tuan rumah lebih dulu menciptakan peluang yang benar-benar mengancam. Lewis-Potter mengirim umpan silang terukur ke arah Thiago yang berhasil lepas dari pengawalan. Sundulan keras sempat dilepaskan ke gawang, namun upaya tersebut berhasil dimentahkan oleh David Raya lewat penyelamatan refleks yang impresif.
Arsenal kemudian mencoba membalas lewat skema serangan balik cepat, tetapi belum ada peluang yang benar-benar efektif. Sampai wasit meniup peluit yang jadi tanda jeda turun minum, skor tetap bertahan 0-0, menandakan babak pertama berlangsung ketat tanpa ada tim yang mampu memecah kebuntuan.
Babak Kedua: Saling Balas dan Drama di Pengujung Laga
Memasuki paruh kedua, Brentford terlihat berusaha mengambil kendali permainan lebih dulu. Namun justru Arsenal yang mampu memaksimalkan momen pada menit ke-61. Situasi bola liar di dalam kotak penalti dimanfaatkan dengan baik, sebelum akhirnya umpan silang terukur dilepaskan ke arah Madueke. Sundulan tajamnya mengarah ke sudut bawah gawang dan membuat tim tamu unggul 1-0. Setelah gol tersebut, Arsenal sempat tampak lebih tenang dalam mengatur ritme pertandingan.
Keunggulan tersebut rupanya gak bertahan lama. Brentford merespons dengan meningkatkan tekanan dan memanfaatkan bola mati sebagai senjata. Sekitar sepuluh menit berselang, lemparan jauh menciptakan kemelut di depan gawang. Bola kemudian diarahkan ke tiang jauh dan diselesaikan Lewis-Potter lewat tandukan akurat yang membuat skor berubah menjadi 1-1. Atmosfer stadion pun langsung memanas karena tuan rumah kembali percaya diri.
Di sisa waktu pertandingan, Brentford nyaris membalikkan keadaan. Thiago sempat mendapatkan peluang emas, tetapi tekel tepat waktu dari Mosquera menggagalkan ancaman tersebut. Pada masa tambahan waktu, Thiago kembali mencoba peruntungan lewat voli keras dari sudut sempit, namun bola hanya melintas tipis di atas mistar. Sampai laga ini berakhir, skor tetap imbang.
Dengan hasil seri 1-1 ini, Arsenal masih menempati puncak klasemen EPL, sementara Brentford menunjukkan bahwa mereka mampu memberi tekanan serius kepada tim papan atas.