Pencarian pelatih baru Chelsea pasca kepergian Enzo Maresca masih jadi bahan obrolan hangat. Sejak resmi berpisah di Hari Tahun Baru, kursi panas di Stamford Bridge kembali kosong dan memicu spekulasi ke mana-mana. Meski banyak nama besar dikaitkan, satu hal mulai bisa dipastikan yakni Zinedine Zidane hampir pasti bukan pilihan Chelsea.
Chelsea Resmi Bercerai dengan Enzo Maresca
Keputusan Chelsea buat mengakhiri hubungan mereka dengan Enzo Maresca diambil setelah periode penuh rumor soal masa depannya. Hasil tim yang tak kunjung stabil dan dinamika internal membuat manajemen memilih mengakhiri proyek lebih cepat. Begitu Maresca pergi, bursa pelatih langsung memanas.
Sejumlah figur familiar pun muncul ke permukaan. Nama-nama seperti Cesc Fabregas, John Terry, hingga Roberto De Zerbi sempat dikaitkan. Namun, laporan terbaru menyebut ketiganya tidak masuk dalam rencana serius klub. Chelsea ingin bergerak lebih terukur demi kestabilan jangka panjang.
Kenapa Zidane Tidak Masuk Radar Chelsea?
Walau tidak pernah dikaitkan secara langsung, nama Zinedine Zidane hampir selalu muncul setiap ada klub besar yang mencari pelatih. Mantan juru taktik Real Madrid itu memang masih menganggur sejak 2021 dan reputasinya jelas tak main-main.
Namun, peluang Zidane ke Chelsea dinilai sangat kecil. Alasannya bukan soal kualitas, melainkan kecocokan. Zidane sebelumnya pernah menyampaikan bahwa dirinya kurang nyaman melatih di lingkungan yang menuntut komunikasi penuh dalam bahasa Inggris. Ia merasa pendekatan kerjanya sangat bergantung pada komunikasi langsung dan mendalam dengan pemain.
Faktor ini dianggap jadi penghalang utama jika harus bekerja di Premier League. Chelsea sendiri menginginkan pelatih yang bisa langsung menyatu dengan struktur klub, ruang ganti, dan tekanan kompetisi Inggris tanpa adaptasi panjang.
Chelsea Fokus ke Profil Pelatih yang Lebih Realistis
Manajemen Chelsea saat ini terlihat lebih selektif. Klub ingin pelatih yang sejalan dengan proyek jangka panjang, bukan sekadar nama besar. Stabilitas, pemahaman sepak bola modern, dan kemampuan mengembangkan pemain muda jadi prioritas utama.
Di tengah proses pencarian, Chelsea menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih sementara. Ia dipercaya menjaga kestabilan tim dalam masa transisi, termasuk saat menghadapi laga berat kontra Manchester City. Namun, McFarlane tidak diproyeksikan sebagai pelatih permanen.
Liam Rosenior Masih Jadi Kandidat Terkuat
Sampai sekarang, Liam Rosenior masih disebut sebagai nama paling realistis untuk mengisi kursi pelatih Chelsea. Meski belum ada keputusan resmi, arah kebijakan klub mengindikasikan mereka ingin sosok yang siap tumbuh bersama tim, bukan sekadar solusi instan.
Yang jelas, saga pelatih Chelsea masih jauh dari kata selesai. Satu hal yang sudah hampir pasti: Zidane bukan bagian dari cerita ini.