Petualangan Ruben Amorim di Inggris akhirnya benar-benar berakhir. Pelatih asal Portugal itu terlihat meninggalkan Manchester dan kembali ke negaranya setelah menaiki jet pribadi pada Sabtu sore waktu setempat. Kepergian Amorim terjadi tak sampai sepekan setelah Manchester United resmi memecatnya, menandai tamatnya kisah singkat yang penuh tekanan di Old Trafford.
Angkat Kaki dengan Senyum Lebar
Amorim tertangkap kamera tiba di Lisbon dengan ekspresi santai dan senyum lebar. Gestur tersebut seolah menggambarkan kelegaan setelah melewati periode berat bersama salah satu klub terbesar di dunia. Pada usia 40 tahun, Amorim kini membuka lembaran baru dalam karier kepelatihannya, jauh dari hiruk pikuk Premier League.
Keputusan pulang ini semakin menguatkan tanda bahwa ia dan keluarganya tak berniat kembali ke Inggris. Beberapa hari sebelum keberangkatan, kedua anak Amorim bahkan sudah berpamitan dengan guru dan teman-teman sekolah mereka, lengkap dengan hadiah perpisahan.
Ultimatum yang Jadi Titik Balik
Pemecatan Amorim tak lepas dari situasi internal Manchester United yang memanas. Setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United, Amorim disebut melontarkan pernyataan keras kepada manajemen. Ia menuntut dukungan penuh atau meminta klub mengambil keputusan tegas atas masa depannya.
Pernyataan emosional tersebut menjadi momen krusial. Manajemen United akhirnya memilih jalan berpisah, mempercepat akhir masa jabatan Amorim yang sebenarnya belum genap dua musim.
Pesangon Fantastis di Akhir Cerita
Meski gagal memenuhi ekspektasi, Amorim tetap meninggalkan Old Trafford dengan kompensasi yang tidak kecil. Ia dilaporkan menerima pesangon sekitar 12 juta pound setelah kontraknya diputus lebih awal.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada November 2024, Amorim diketahui menyewa rumah mewah di kawasan Alderley Edge, Cheshire, dengan biaya fantastis. Namun kini, kehidupan tersebut resmi ditinggalkan, seiring kepulangannya ke Portugal bersama sang istri, Maria.
Catatan yang Tak Sesuai Harapan
Secara statistik, periode Amorim di Manchester United memang jauh dari ideal. Dari 63 pertandingan yang mereka mainkan di semua kompetisi, Setan Merah cuma mendapatkan 25 kemenangan. Kekecewaan terbesar datang ketika United gagal meraih trofi setelah kalah di final Liga Europa musim lalu.
Tekanan tinggi, ekspektasi besar, dan performa yang inkonsisten membuat posisinya sulit dipertahankan.
MU Masuk Masa Transisi Lagi
Buat sementara, Darren Fletcher ditunjuk Manchester United sebagai pelatih interim. Fletcher sudah memimpin tim saat bermain imbang 2-2 melawan Burnley dan akan kembali mendampingi skuad menghadapi Brighton di Piala FA.
Nama Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick juga ikut mencuat sebagai kandidat pelatih sementara hingga akhir musim. Sementara itu, Ruben Amorim memilih menepi sejenak di tanah kelahirannya, sembari menunggu tawaran pekerjaan baru.