Nama Micky van de Ven mendadak ramai dikaitkan dengan Liverpool jelang pertengahan musim 2025/2026. Bek tengah milik Tottenham itu masuk radar The Reds yang lagi cari tambahan tenaga di lini belakang untuk jangka panjang.
Situasi ini muncul karena Liverpool mulai memikirkan regenerasi di sektor pertahanan. Beberapa kontrak bek senior mendekati akhir, sementara usia Virgil van Dijk juga tak lagi muda. Setelah gagal merekrut Marc Guehi, perhatian Liverpool pun beralih ke Van de Ven yang dinilai cocok dengan gaya main cepat dan agresif.
Namun, Tottenham langsung memberi respons tegas atas rumor tersebut.
Van de Ven Dianggap Pilar Utama Spurs
Manajer Tottenham, Thomas Frank, disebut sangat menutup pintu untuk kemungkinan transfer sang bek. Ia menilai Van de Ven bukan sekadar pemain inti, tapi sudah jadi bagian penting dari fondasi tim saat ini dan masa depan.
Sejak didatangkan dari Wolfsburg, Van de Ven berkembang pesat dan tampil konsisten. Kontribusinya bukan cuma soal bertahan, tapi juga ikut menyumbang gol dari lini belakang. Hal ini bikin nilai jualnya melonjak dan makin menarik bagi klub-klub besar.
Tottenham pun dikabarkan hanya mau membuka pembicaraan jika ada tawaran super besar, angka yang dipasang agar peminat berpikir dua kali. Di sisi lain, klub juga mempertimbangkan untuk menawarkan kontrak baru demi mengamankan masa depan sang pemain di London utara.
Isu Tak Bahagia Langsung Dibantah Pihak Klub
Sempat muncul rumor bahwa Van de Ven mulai tidak nyaman di Tottenham karena performa tim yang naik turun. Tapi klaim itu langsung ditepis oleh pihak klub. Menurut Frank, kondisi psikologis sang bek justru sangat positif dan terlihat nyaman berada di ruang ganti.
Van de Ven bahkan masuk dalam kelompok pemain yang dianggap punya peran kepemimpinan. Ia bukan cuma diandalkan di lapangan, tapi juga dalam menjaga mental tim di tengah tekanan kompetisi.
Situasi ini membuat Tottenham makin percaya diri untuk mempertahankan aset berharganya. Klub melihat Van de Ven sebagai figur penting yang bisa membawa tim berkembang dalam beberapa musim ke depan.
Liverpool Harus Cari Opsi Lain?
Dengan sikap Tottenham yang sangat protektif, langkah Liverpool untuk mendekati Van de Ven terlihat bakal sulit. Jika Spurs benar-benar bertahan pada pendiriannya, The Reds kemungkinan harus kembali mengalihkan radar ke target lain.
Bursa transfer masih panjang, tapi satu hal sudah jelas: Tottenham tak berniat melepas bek andalannya dengan mudah. Sementara itu, Liverpool perlu strategi baru jika ingin menyegarkan lini belakang tanpa harus terjebak negosiasi mahal dan rumit.