Pertandingan lanjutan Serie A yang mempertemukan AC Milan kontra Como 1907 di San Siro, pada hari Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, berakhir imbang 1-1. Rossoneri mesti berjuang mati-matian untuk menghindari kekalahan setelah tertinggal lebih dahulu akibat kesalahan sendiri di babak pertama.
Tambahan satu poin membuat Milan hanya mampu memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen, Inter Milan, jadi 7 poin. Sedangkan, Como masih bertahan di urutan keenam dengan koleksi 42 poin.
Kesalahan Mike Maignan Bikin Gawang Milan Kebobolan
Begitu laga dimulai, laga berjalan dengan ritme yang cukup seimbang. Baik Milan maupun Como bermain hati-hati sambil mencoba menyusun serangan secara perlahan, sehingga peluang bersih belum banyak tercipta di awal laga.
Di menit ke-32, kebuntuan akhirnya pecah, melalui situasi yang tidak diharapkan publik tuan rumah. Mike Maignan berusaha memulai serangan dari lini belakang. Tapi, distribusi bolanya terlalu lemah serta malah mengarah ke pemain lawan.
Peluang itu pun langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Nico Paz. Gelandang muda itu melepaskan tembakan mendatar yang tidak dapat dijangkau oleh Maignan, membawa Como memimpin 1-0. Gol tersebut menjadi kontribusi kesembilan Paz di Serie A musim ini.
Usaha Milan Cari Gol Balasan
Usai gawangnya kebobolan, tuan rumah langsung meningkatkan intensitas serangan. Pergerakan di sektor sayap mulai lebih aktif, terutama melalui akselerasi Rafael Leao.
Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir belum optimal. Kiper Como, Maxime Butez, di laga ini tampil apik dengan sejumlah penyelamatan penting. Sampai paruh pertama bubaran, angka 1-0 buat keunggulan tim tamu nggak berubah.
Kualitas Individu Leao Jadi Pembeda
Di interval kedua, kubu tuan rumah langsung tampil agresif. Tekanan dilakukan secara konsisten dan Como dipaksa bertahan lebih dalam.
Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-64. Bermula dari umpan panjang yang dikirimkan Ardon Jashari, Leao mengontrol bola dengan tenang sebelum melihat posisi kiper sedikit meninggalkan garis gawang. Ia kemudian melepaskan tendangan chip yang terukur dan sukses menggetarkan jala Como.
Gol tersebut menegaskan peran penting Leao dalam skema permainan Milan musim ini sekaligus membangkitkan kepercayaan diri tim tuan rumah.
Peluang Kemenangan yang Gagal Dimaksimalkan
Milan nyaris membalikkan skor di menit ke-74. Situasi sepak pojok yang dieksekusi Davide Bartesaghi diteruskan sundulan Niclas Fullkrug ke tiang jauh. Leao yang berada di posisi bebas mencoba menyambar bola, tetapi upayanya hanya membentur mistar gawang.
Pada sisa waktu pertandingan, Milan terus menekan. Tapi, organisasi lini belakang Como yang disiplin membuat skor gak berubah sampai peluit panjang dibunyikan.
Hasil imbang ini menjadi catatan yang harus segera dievaluasi Milan jika ingin tetap bersaing dalam perebutan gelar Serie A musim ini.