Kejutan terjadi saat Real Madrid harus menyerah 1-2 dari Osasuna pada pekan ke-25 La Liga 2025/2026. Duel yang berlangsung di Estadio El Sadar, Pamplona, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB tersebut berlangsung seru dan penuh dengan drama sampai akhir laga.
Tuan rumah lebih dulu memimpin lewat penalti Ante Budimir pada menit ke-38. Madrid sempat membalas melalui gol Vinicius Junior di menit ke-73, tetapi Osasuna memastikan kemenangan melalui gol telat Raul Garcia pada menit ke-90. Meski kalah, Madrid tetap berada di puncak klasemen dengan 60 poin, sementara Osasuna naik ke posisi sembilan.
Tekanan Awal Osasuna Buat Madrid Kesulitan
Osasuna langsung tampil agresif sejak peluit awal dengan mengandalkan kecepatan serangan sayap. Tekanan itu membuat lini pertahanan Madrid harus bekerja keras untuk menjaga stabilitas permainan.
Peluang berbahaya muncul ketika Budimir melepaskan sepakan setengah voli yang nyaris membuka keunggulan lebih cepat. Ancaman berlanjut melalui bola mati, tetapi penyelamatan kiper Madrid berhasil menunda gol Osasuna.
Drama terjadi ketika VAR meninjau pelanggaran di kotak penalti dan akhirnya menghadiahkan penalti untuk tuan rumah. Budimir yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya, membawa Osasuna unggul hingga turun minum.
Madrid Bangkit dan Sempat Samakan Skor
Memasuki babak kedua, Madrid meningkatkan intensitas serangan dengan penguasaan bola yang lebih dominan. Beberapa percobaan tendangan dari jarak jauh sempat mengancam, meski belum membuahkan hasil.
Gol Madrid sempat tercipta lebih dulu, namun dianulir karena offside. Tekanan berlanjut hingga akhirnya gol penyama kedudukan lahir pada menit ke-73. Umpan tarik dari sisi kanan disambut Vinicius dengan penyelesaian tenang yang mengubah skor menjadi 1-1.
Momentum tersebut membuat Madrid terlihat semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan Osasuna yang mulai bermain lebih dalam.
Gol Menit Akhir Hancurkan Harapan Madrid
Ketika Madrid tampak menguasai jalannya laga, kesalahan di lini tengah justru menjadi titik balik. Kehilangan bola di area sendiri dimanfaatkan Osasuna untuk melancarkan serangan balik cepat.
Umpan terobosan matang membuka ruang bagi Raul Garcia yang berhasil menembus pertahanan Madrid. Ia kemudian menuntaskan peluang dari sudut sempit untuk membawa Osasuna kembali unggul.
Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis tuan rumah sekaligus menjadi pukulan bagi Madrid yang gagal membawa pulang poin. Meski masih bertahan di puncak klasemen, hasil ini menjadi pengingat bahwa konsistensi tetap dibutuhkan untuk menjaga posisi di jalur juara.