Alejandro Garnacho lagi jadi bahan obrolan hangat di kalangan fans Chelsea. Datang dengan ekspektasi tinggi setelah cabut dari Manchester United, winger muda asal Argentina itu justru belum benar-benar meledak di Stamford Bridge. Harga transfer yang menyentuh 40 juta pounds membuat sorotan makin tajam. Saat kontribusi golnya di Premier League masih minim, label pembelian gagal pun mulai bermunculan.
Sebagian pendukung merasa performanya belum sepadan dengan investasi besar klub. Kecepatan dan dribbling yang dulu jadi senjata andalan belum terlihat konsisten. Di beberapa laga, ia tampak kesulitan mengambil keputusan di momen krusial. Tekanan dari media dan publik pun makin terasa, apalagi Chelsea sedang berada dalam fase persaingan ketat di papan atas.
Garnacho Punya Potensi yang Sangat Besar
Di tengah derasnya kritik, Joe Cole justru hadir dengan sudut pandang berbeda. Mantan bintang The Blues itu melihat sesuatu yang belum tentu semua orang sadari. Menurutnya, Garnacho punya potensi yang sangat besar dan belum sepenuhnya tergali. Ia menilai sang pemain memiliki karakter menyerang yang agresif serta keberanian mengambil risiko.
Cole bahkan menyiratkan bahwa dengan arahan yang tepat, Garnacho bisa berkembang jauh lebih baik. Ia bukan tipe winger lama yang hanya menunggu bola di sisi lapangan. Gaya mainnya lebih modern, cenderung menusuk ke dalam dan mencari ruang di area berbahaya. Jika penempatan posisi dan pemilihan momennya diperbaiki, dampaknya bisa sangat signifikan untuk lini serang Chelsea.
Urusan Mental Jadi Kunci
Selain soal teknis, aspek mental juga dianggap punya peran besar dalam performa Garnacho. Tekanan besar di klub seperti Chelsea tentu berbeda dibanding tim lain. Setiap sentuhan dan setiap keputusan selalu jadi bahan evaluasi publik.
Beberapa pengamat menilai kepercayaan dirinya sempat goyah. Di usia yang masih 21 tahun, wajar jika adaptasi tidak selalu berjalan mulus. Namun justru di fase seperti inilah karakter seorang pemain ditempa. Dengan pendekatan yang tepat, kombinasi disiplin tegas dan dukungan penuh, ia diyakini bisa bangkit.
Main Simpel, Kerja Keras Maksimal
Salah satu solusi yang banyak disorot adalah menyederhanakan permainannya. Tidak perlu selalu mencoba aksi spektakuler. Fokus pada hal-hal dasar seperti kontrol bola yang bersih, pergerakan tanpa bola, dan keputusan cepat bisa jadi pondasi penting.
Meski diberi kebebasan saat menyerang, tanggung jawab bertahan tetap tidak boleh diabaikan. Etos kerja saat kehilangan bola menjadi aspek yang tak kalah penting. Jika Garnacho mampu menyeimbangkan kreativitas dengan disiplin, peluang untuk membalikkan opini publik terbuka lebar.
Perjalanan Garnacho di Chelsea memang belum sepenuhnya mulus. Tapi satu hal yang pasti, cerita ini belum selesai. Kadang, pemain besar lahir justru dari tekanan yang paling berat.