Arsenal Datang ke Kandang Chelsea dengan Bek Seadanya, Tapi Havertz Siap Jadi Senjata Rahasia

EPL

Arsenal dapat kabar kurang enak jelang bertamu ke markas Chelsea di leg pertama semifinal Carabao Cup, Kamis (15/1/2026). Tim asuhan Mikel Arteta terancam tampil pincang, terutama di sektor pertahanan, setelah badai cedera kembali menghantam beberapa pemain kunci.

Lini Belakang The Gunners Lagi Keropos

Masalah terbesar Arsenal ada di barisan belakang. Dua bek andalan, Piero Hincapie dan Riccardo Calafiori, dipastikan belum bisa tampil saat duel di Stamford Bridge. Keduanya absen saat Arsenal menang 4-1 atas Portsmouth di Piala FA, dan kondisinya masih belum memungkinkan untuk turun di laga besar tengah pekan ini.

Situasi Calafiori bahkan disebut butuh waktu lebih lama karena berkaitan dengan cedera otot. Proses pemulihannya memang menunjukkan perkembangan, tapi belum cukup aman untuk langsung dipaksakan bermain di laga krusial.

Badai Cedera Masih Mengintai

Permasalahan Arsenal gak berhenti di situ. William Saliba dan Leandro Trossard juga masih masuk kategori meragukan tampil. Keduanya absen di laga akhir pekan lalu, yang jadi sinyal bahwa kondisi mereka belum sepenuhnya pulih.

Selain itu, dua pemain muda, Max Dowman dan Cristhian Mosquera, juga belum bisa kembali ke sesi latihan penuh. Keduanya mengalami cedera dengan karakter dan waktu pemulihan yang hampir sama, sehingga masih butuh beberapa pekan sebelum benar-benar siap tampil.

Dengan kondisi seperti ini, Arteta jelas harus memutar otak lebih keras untuk meracik komposisi bek yang tetap solid, meski pilihan pemainnya makin terbatas.

Havertz Jadi Angin Segar di Lini Depan

Di tengah krisis pertahanan, Arsenal justru dapat kabar positif dari sektor serang. Kai Havertz akhirnya kembali merumput setelah absen cukup lama dan sudah mencicipi menit bermain saat menghadapi Portsmouth.

Kembalinya mantan pemain Chelsea ini jadi suntikan tenaga besar buat The Gunners. Secara permainan, Havertz dinilai cepat menyatu lagi dengan rekan setimnya, berkat kecerdasannya dalam membaca ruang dan pergerakan.

Arteta menilai kehadiran Havertz bisa jadi pembeda, apalagi menghadapi tim lamanya di laga sepenting semifinal. Faktor emosional dan motivasi ekstra juga bisa jadi bahan bakar tambahan buat sang pemain.

Menit Bermain Masih Dijaga Ketat

Meski sudah kembali bermain, Havertz belum akan langsung dipasang full. Di laga terakhir, ia hanya tampil sekitar 20 sampai 25 menit, dan staf pelatih masih fokus membangun kembali ketahanan fisiknya secara bertahap.

Target utama Arsenal saat ini adalah memastikan Havertz tetap tersedia untuk rangkaian laga penting ke depan, bukan sekadar memaksakan tampil lama di satu pertandingan saja.

Ujian Berat Arsenal di Stamford Bridge

Dengan kondisi pertahanan yang timpang, Arsenal jelas menghadapi tantangan besar saat melawan Chelsea di kandangnya sendiri. Namun, dengan kembalinya Havertz dan kreativitas di lini tengah, The Gunners masih punya peluang untuk mencuri hasil positif.

Leg pertama ini bakal jadi ujian mental sekaligus taktik buat Arteta: bertahan dengan sumber daya terbatas, sambil berharap lini depan bisa memaksimalkan peluang sekecil apa pun. Di laga seperti ini, efektivitas dan fokus bakal jadi kunci utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Berita Sepak Bola Online Terbaru dan Terupdate
Powered by WordPress | Mercury Theme