Main 10 Orang, Milan Tersungkur 0-2 di Kandang Sassuolo

Duel seru antara Sassuolo melawan AC Milan di pekan ke-35 Serie A benar-benar menghadirkan cerita yang tidak terduga. Bermain di MAPEI Stadium, laga ini langsung panas sejak menit awal.

Sejak kick-off dimulai, tuan rumah langsung tampil berani dengan permainan cepat dan agresif. Sementara itu, Rossoneri terlihat mencoba lebih tenang, namun tekanan dari lawan membuat alur permainan mereka kurang berkembang.

Keadaan makin sulit ketika Milan harus kehilangan satu pemain di babak pertama. Dari situ, arah pertandingan berubah total dan membuat Neroverdi makin leluasa menguasai jalannya laga.

Gol Cepat yang Bikin Milan Kaget

Di awal pertandingan, Sassuolo langsung tancap gas. Serangan cepat yang dibangun rapi sukses membuat pertahanan Milan kelabakan.

Gol pembuka datang dari aksi Domenico Berardi yang tampil tenang saat menyelesaikan peluang. Bola diarahkan ke sudut bawah dan tidak mampu dijangkau kiper.

Gol tersebut membuat Neroverdi semakin percaya diri. Mereka terus menekan tanpa memberi banyak ruang bagi Milan untuk bernapas.

Rossoneri sempat mencoba bangkit, tapi ritme permainan mereka belum benar-benar stabil. Tekanan yang datang bertubi-tubi membuat lini belakang sering berada dalam situasi berbahaya.

Kartu Merah Bikin Milan Terpuruk

Momen penting terjadi saat Fikayo Tomori harus keluar lapangan lebih cepat. Ia menerima kartu kuning kedua setelah pelanggaran yang dilakukan cukup krusial.

Kehilangan satu pemain membuat keseimbangan tim langsung goyah. Milan terpaksa mengubah pendekatan permainan menjadi lebih bertahan.

Di sisi lain, Sassuolo justru semakin lepas bermain. Mereka mulai mengontrol tempo dan menguasai lini tengah dengan lebih dominan.

Rossoneri terlihat kesulitan keluar dari tekanan. Setiap upaya menyerang sering terhenti sebelum benar-benar berbahaya.

Babak Kedua Langsung Digas

Masuk babak kedua, Sassuolo tidak menurunkan intensitas. Mereka langsung kembali menekan sejak menit awal.

Gol kedua akhirnya datang lewat Armand Lauriente yang memanfaatkan celah di lini belakang Milan. Skor berubah jadi 2-0 dan semakin memantapkan posisi tuan rumah.

Milan mencoba merespons lewat beberapa pergantian pemain. Christian Pulisic dan Ruben Loftus-Cheek dimasukkan untuk menambah daya serang.

Namun, kondisi kalah jumlah pemain membuat upaya tersebut terasa berat. Serangan yang dibangun sering mentok sebelum masuk area berbahaya.

Frustrasi Rossoneri, Solidnya Neroverdi

Di pertengahan babak kedua, Milan sempat berharap mendapatkan penalti. Loftus-Cheek terjatuh di kotak terlarang, tapi wasit menganggap tidak ada pelanggaran.

Keputusan tersebut justru berujung kartu kuning karena dinilai melakukan diving. Momen ini makin menunjukkan betapa frustrasinya Rossoneri dalam laga ini.

Sementara itu, Sassuolo tampil disiplin hingga akhir pertandingan. Pertahanan mereka solid dan tidak memberi celah berarti bagi Milan.

Hingga bubaran, skor 2-0 buat kemenangan sang tamu gak berubah. Neroverdi berhasil mengamankan kemenangan penting, sementara Rossoneri harus pulang dengan rasa kecewa dan pekerjaan rumah yang cukup besar jelang laga berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Berita Sepak Bola Online Terbaru dan Terupdate
Powered by WordPress | Mercury Theme