Laga semifinal Liga Champions antara Atletico Madrid dan Arsenal benar-benar penuh cerita. Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian tentu saja Julian Alvarez. Dalam satu malam, ia mengalami momen yang rasanya campur aduk banget.
Di satu sisi, Alvarez tampil aktif dan jadi pusat serangan timnya. Tapi di sisi lain, ada momen yang bikin publik menghela napas panjang. Belum selesai sampai situ, ia juga harus mengalami cedera di akhir laga yang bikin suasana makin tegang.
Sekarang, fokus utama langsung beralih ke kondisi sang striker. Harapan besar tertuju padanya agar bisa kembali fit jelang leg kedua yang bakal digelar di London.
Performa Naik Turun yang Bikin Deg-Degan
Sejak awal pertandingan, Alvarez terlihat langsung tancap gas. Pergerakannya lincah dan sering merepotkan lini belakang lawan. Ia sempat melepas tembakan jarak jauh yang memaksa David Raya bekerja keras.
Peluang lain juga datang lewat sundulan, walau hasil akhirnya belum maksimal. Dari situ, terlihat kalau Alvarez benar-benar jadi ancaman utama di lini depan.
Tapi jelang babak pertama bubaran, situasi mendadak berubah drastis. Sundulan yang tidak sempurna justru mengarah ke Martin Zubimendi dan berujung penalti.
Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Viktor Gyokeres. Dari situ, suasana pertandingan langsung berubah dan tekanan mulai terasa.
Cetak Gol Penting
Masuk babak kedua, Alvarez menunjukkan mentalitas yang kuat. Ia tetap aktif dan tidak tenggelam meski sempat terlibat dalam momen kurang menguntungkan.
Beberapa kali ia mencoba mengancam, termasuk lewat situasi bola mati. Permainannya tetap agresif dan penuh percaya diri.
Momentum datang saat Atletico mendapatkan penalti setelah bola dari Marcos Llorente mengenai tangan Ben White.
Alvarez yang maju sebagai eksekutor tampil tenang. Ia sukses menyamakan kedudukan sekaligus mencatat gol ke-10 di Liga Champions musim ini.
Cedera yang Bikin Semua Khawatir
Di tengah performa yang sedang naik, masalah datang di menit akhir. Alvarez terjatuh setelah mendapat tekel keras dari Declan Rice.
Situasi itu sempat memicu reaksi dari kubu Atletico. Banyak yang merasa pelanggaran seharusnya diberikan, tapi keputusan wasit berbeda.
Meski sempat mencoba melanjutkan permainan, kondisinya tidak memungkinkan. Setelah benturan berikutnya, ia akhirnya harus ditarik keluar.
Kehilangannya terasa langsung. Atletico masih menekan, tapi peluang emas dari Ademola Lookman gagal dimaksimalkan.
Sulit Cari Pengganti
Laga ini kembali menunjukkan betapa pentingnya Alvarez bagi tim. Ia mencatat banyak sentuhan bola dan jadi motor serangan sepanjang pertandingan.
Musim ini, kontribusinya memang luar biasa. Ia sudah mengoleksi puluhan gol dan assist di semua kompetisi.
Di Liga Champions, catatannya makin mencolok. Konsistensinya membuatnya jadi salah satu pemain paling berbahaya di kompetisi ini.
Pelatih Diego Simeone kabarnya tetap optimistis dengan kondisi pemainnya. Harapan besar tetap ada agar Alvarez bisa tampil di leg kedua dan membantu Atletico mengejar tiket final.