Hasil EFL Cup: Kalahkan Chelsea 1-0, Arsenal Melaju ke Partai Final

EPL

Arsenal akhirnya memastikan satu tempat di partai final EFL Cup setelah menyingkirkan Chelsea 1-0 di leg kedua semifinal yang dimainkan di Emirates Stadium, Rabu dini hari (4/2/2026). Pertandingan berjalan ketat, minim peluang bersih, dan penuh adu kesabaran hingga menit-menit akhir.

Gol semata wayang yang dicetak Kai Havertz di masa injury time menjadi pembeda sekaligus penutup drama laga ini. Berkat hasil ini, Arsenal yang unggul agregat 4-2, berhak buat melaju ke final.

Babak Pertama:

Sejak peluit kick-off berbunyi, Arsenal langsung mendominasi penguasaan bola. Operan pendek dan permainan sabar diterapkan The Gunners, tapi intensitas serangan masih dijaga agar tidak terlalu terbuka. Fokus utama mereka terlihat pada kontrol permainan dan menjaga keseimbangan antarlini.

Chelsea lebih memilih buat melakukan pendekatan yang lebih pragmatis. The Blues menumpuk pemainnya di lini tengah dan bertahan cukup rapat, sambil sesekali mengandalkan bola mati. Peluang berbahaya sempat didapat dari situasi tersebut, tetapi masih bisa diamankan dengan baik oleh lini pertahanan Arsenal.

Selepas peluang itu, tempo pertandingan kembali menurun. Duel lebih sering terjadi di area tengah lapangan, sementara kedua tim masih kesulitan buat menciptakan peluang bersih. Arsenal sempat mengancam lewat pergerakan di kotak penalti, tapi blok krusial dari pemain Chelsea membuat skor tetap gak berubah.

Babak Kedua:

Di paruh kedua, jalannya pertandingan gak banyak berubah. Arsenal tetap mendominasi, sementara itu Chelsea menunggu momen untuk melancarkan serangan balik. Beberapa tembakan jarak jauh dilepaskan tim tamu, meski belum benar-benar menguji kiper Arsenal.

The Gunners berusaha memecah kebuntuan melalui bola mati. Sundulan dan kemelut di depan gawang Chelsea, namun lini belakang tim tamu tampil disiplin. Ketegangan makin terasa seiring waktu terus berjalan tanpa gol.

Kontroversi sempat muncul menjelang akhir laga ketika Arsenal meminta penalti. Namun setelah ditinjau, VAR memutuskan duel tersebut masih dalam batas wajar. Keputusan ini membuat pertandingan tetap berjalan terbuka hingga menit-menit terakhir.

Ketika laga tampak bakal berakhir tanpa gol, Arsenal justru menemukan momen emas. Chelsea yang mulai bermain lebih agresif meninggalkan lubang di lini pertahanannya, dan situasi ini dimanfaatkan dengan sangat efektif oleh tuan rumah.

Serangan balik cepat yang dibangun Arsenal berujung pada umpan matang dari Declan Rice. Bola tersebut diselesaikan dengan tenang oleh Kai Havertz, yang berhasil menceploskan bola ke gawang Chelsea dan memecah kebuntuan di masa injury time.

Gol ini langsung mengubah suasana Emirates Stadium menjadi lautan euforia. Selain mengunci kemenangan 1-0, gol Havertz juga memastikan The Gunners menang secara agregat 4-2 dan berhak melaju Arsenal ke final EFL Cup.

Setelah mendapatkan tiket ke laga final, kini Arsenal tinggal menanti siapa yang jadi lawan mereka di partai puncak. Duel antara Manchester City dan Newcastle bakal menentukan lawan berikutnya, dengan City lebih diuntungkan berkat hasil leg pertama.

Apa pun hasilnya, Arsenal melaju ke laga final dengan modal kepercayaan diri tinggi. Kemenangan atas Chelsea menunjukkan kedewasaan permainan The Gunners, tidak terburu-buru, disiplin, serta bisa menghabisi lawan di momen paling krusial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2026 Berita Sepak Bola Online Terbaru dan Terupdate
Powered by WordPress | Mercury Theme